Geger di Blitar, bro. Ratusan atlet sama pengurus KONI Kota Blitar turun ke jalan, bahkan bawa keranda sebagai simbol “mati”-nya kegiatan olahraga. Alasannya simpel tapi nyesek: anggaran hibah Rp 2,8 miliar yang udah dianggarkan nggak kunjung cair.
Yang bikin makin ramai, aksi ini dipimpin langsung Wakil Wali Kota Blitar, Elim Tyu Samba, yang juga jadi Plt Ketua Umum KONI. Mereka mulai di depan DPRD, terus long march ke Kantor Wali Kota. Harapannya Walikota muncul, tapi hasilnya nihil.
Atlet voli Ayu Kamiliya ngaku harus iuran pribadi Rp 400 ribu sampai Rp 1,2 juta buat operasional Kejurnas. Padahal mereka masih sekolah dan udah bawa prestasi. “Baru tahun ini kami iuran sendiri. Harapannya Pak Wali dengerin kami,” katanya.
Elim bilang mereka udah hearing, audiensi, tetap buntu. Pemkot lewat Plt Sekda Tri Iman Prasetyono ngejawab nggak ada intervensi, cuma nunggu proses administrasi yang sah. Setelah demo, ada tanda tangan kesepakatan.
Yang jadi korban ya atletnya. Prestasi jalan, dana macet. Semoga cepat beres biar olahraga Blitar nggak “dikubur” beneran.
Sumber: detik | Wali Kota Blitar Didemo KONI gegara Anggaran Hibah Rp 2,8 M | Fima Purwanti | 07 September 2026 | ilustrasi AI

Posted in pemerintahan
Tinggalkan komentar