Maudy Ayunda saat ini sedang menjadi pusat perhatian publik setelah video tentang mindfulness serta cara menyikapi berita negatif di media sosial memicu beragam tanggapan dari warganet. Sejumlah pihak menganggap materi tersebut tidak selaras dengan situasi yang tengah dialami masyarakat luas, sehingga memunculkan sebutan “tone deaf” atau dinilai kurang peka.

Di tengah perbincangan yang hangat tersebut, Andovi da Lopez turut menyampaikan pandangannya. Berdasarkan pengamatan Andovi, dirinya dapat memaklumi alasan masyarakat memberikan reaksi yang tajam. Ia menilai saat ini banyak individu sedang mengalami situasi yang melelahkan serta menghadapi bermacam-macam tantangan, yang membuat pernyataan dari figur publik menjadi sorotan yang lebih tajam.

Walau demikian, Andovi memilih untuk tidak memberikan cap tertentu kepada Maudy. Ia menyatakan bahwa dirinya tidak berada pada posisi yang tepat guna memutuskan apakah seseorang pantas disebut tone deaf atau tidak. Baginya, hal tersebut dikembalikan kepada sudut pandang setiap individu.

Lebih lanjut, Andovi mengemukakan pandangannya bahwa setiap tokoh publik mempunyai pendekatan tersendiri dalam memanfaatkan media sosial. Bagi dirinya, yang paling utama adalah tetap bersikap jujur pada diri sendiri serta menyadari maksud dari setiap hal yang dibagikan kepada khalayak.

Sumber: SINDOnews | Maudy Ayunda Dituding Tone Deaf usai Bikin Video Mindfulness, Begini Tanggapan Andovi da Lopez | Ravie Mulia Wardani | 16 September 2026 | * ilustrasi AI

Posted in

Tinggalkan komentar