• Museum Jadi Sasaran Penjarahan, Mas Dhito Minta Artefak Dikembalikan

    Kediri – Aksi anarkis yang dilakukan massa tak bertanggung jawab di komplek kantor Pemerintah Kabupaten Kediri pada Sabtu (30/8/2025) malam ikut menyasar Museum Bagawanta Bhari serta menjarah salah satu benda peninggalan budaya.

    Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengatakan, akibat aksi malam itu kaca-kaca museum pecah. Salah satu benda peninggalan budaya yang hilang yakni fragmen Kepala Ganesha dan tiga koleksi wastra kain batik. Selain itu juga perusakan miniatur lumbung serta Arca Bodhisatwa.

    Mas Dhito, sapaannya mengimbau kepada masyarakat bilamana ada yang mengetahui keberadaan peninggalan budaya yang hilang tersebut untuk melapor. Khususnya bagi oknum yang merasa mengambil dan menyimpan diharapkan untuk mau mengembalikan ke Pemkab Kediri. 

    “Kami berharap sekali bisa kembali, karena peninggalan budaya memiliki nilai sejarah jadi sangat tidak pantas untuk menjadi sasaran,” katanya dalam press release yang didampingi Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa, Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji serta Dandim 0809/Kediri Letkol Inf Ragil Jaka Utama, Minggu (31/8/2025).

    Sementara itu, benda-benda peninggalan budaya yang ada di Museum Bagawanta Bhari pasca kejadian tersebut pada Minggu sore langsung diamankan oleh petugas dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri.

    Mas Dhito menegaskan, pihaknya tidak membenarkan kejadian yang dilakukan massa Sabtu malam. Selain museum, sebagian besar bangunan di komplek Kantor Pemkab Kediri hangus dibakar dan hanya menyisakan puing-puing. Beberapa mobil yang terparkir di dalam juga tak luput dari sasaran. Kondisi itu pun menjadikan kantor pemerintahan lumpuh.

    Gedung DPRD Kabupaten Kediri yang berada satu komplek juga ikut menjadi sasaran pembakaran. Begitupula dengan Kantor Samsat di Jalan Soekarno-Hatta, Katang atau di depan komplek Kantor Pemkab Kediri.

    Meski belasan kantor dan ruangan yang ada di Pemkab Kediri itu hangus dan dihadapkan pada keterbatasan baik tempat maupun sarana prasarana, Mas Dhito menekankan, jalannya pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat akan tetap berjalan. 

    “Terutama dalam bidang pelayanan publik tetap berjalan,” ungkapnya.

  • Pembangunan Stadion GDJ Kediri Tahap Dua  Dimulai

    Kediri – Pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati tahap ke-2 sudah mulai berlangsung. Pengerjaan direncanakan fokus di zona A.

    Hal tersebut disampaikan oleh Plt Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Kediri, Irwan Chandra melalui Kabid Cipta Karya Joko Riyanto.

    Pihaknya menjelaskan, pembangunan tahap dua stadion ini menindaklanjuti instruksi Bupati Kediri Handindhito Himawan Pramana usai melakukan kunjungan lapangan pada Juli lalu.

    Adapun pengerjaan di tahap ini adalah menyelesaikan beberapa interior di zona A seperti loker room pemain, toilet, serta pemasangan pagar keliling di seluruh tribun.

    “Dominan pengerjaan pemasangan tembok keliling di interior stadion, dan poin utama ini adalah Zona A siap digunakan,” ujarnya, Jumat, 29 Agustus 2025.

    Pemerintah Kabupaten Kediri, katanya, menganggarkan Rp10 Milyar untuk pembangunan di tahap ini. Ditambah pembangunan jalan penunjang stadion sebesar Rp3 Milyar. 

    Dari pantauan di lapangan, para pekerja telah melakukan serangkaian pengerjaan. Seperti pemasangan tembok interior fasad. Pembangunan ini ditunjukan guna meminimalisir terjadinya tampias.

    “Posisi (tembok) dibelakang tembok secondary fasad,” jelasnya.

    Lebih lanjut pihaknya menjelaskan, masih ada tahap lanjutan pembangunan stadion yang terletak di Desa Bulusari, Tarokan tersebut. Pasalnya dibutuhkan site development untuk fasilitas pengunjung dan penonton secara sempurna.

    Sedangkan lapangannya sendiri, lanjut Joko, sudah difungsikan untuk berbagai kegiatan seperti latihan rutin Persik Kediri hingga pertandingan persahabatan dari OPD.

    “Area kawasan belum terbentuk untuk mendukung sirkulasi penonton atau pengunjung,” tandasnya.

  • Maksimalkan Pelayanan Masyarakat Kediri, MPP Uji Coba Layanan 20 Instansi



    Kediri – Pembangunan Mall pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Kediri yang didirikan Bupati Hanindhito Himawan Pramana telah rampung. Sebelum dioperasionalkan, instansi-instansi yang terlibat mulai melakukan uji coba layanan yang disediakan guna memastikan semua sistem berjalan baik.

    Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kediri Joko Suwono menyampaikan, secara keseluruhan terdapat 20 instansi yang terlibat dalam pelayanan satu pintu di MPP. Dari puluhan instansi itu, beberapa diantaranya pekan ini telah mulai melakukan uji coba perangkat untuk pelayanan.

    “Sementara dari identifikasi awal kami ada 83 jenis pelayanan,” katanya, Rabu (27/8/2025)

    Meski di beberapa instansi telah melakukan inovasi layanan secara online, keberadaan MPP ini memberikan kemudahan bagi masyarakat yang biasanya melakukan kepengurusan layanan secara offline. Di MPP pelayanan yang diberikan telah terintegrasi dalam satu tempat, sehingga kepengurusan pelayanan semakin cepat karena masyarakat tidak perlu lagi berpindah ke kantor instansi lain.

    Dengan banyaknya instansi termasuk dari instansi vertikal, sebelum dilakukan soft launching, lanjut Joko, pekan ini pihaknya mengumpulkan semua instansi yang terlibat. Selain melakukan uji coba perangkat, dikumpulkannya instansi itu sekaligus untuk memastikan komitmen mengenai jenis layanan termasuk jam pelayanan di MPP.

    Instansi yang akan melakukan pelayanan di MPP Kabupaten Kediri meliputi DPMPTSP, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Perkim, DLH, Dispendukcapil, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Tenaga Kerja. 

    Kemudian, intansi vertikal meliputi Kepolisian, Kejaksaan, Kantor Pertanahan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), PT Taspen, Kantor Kementerian Agama, Kantor Penyelengara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan), BPJS Ketenagakerjaan dan Bank Jatim.

    “Sebelum soft launching kami ada uji coba pelayanan secara menyeluruh dari 20 instansi di tanggal 1 September, sehingga ketika dilakukan soft launching semuanya sudah siap,” tambah Joko.

  • DPRD dan PCNU Demak Sepakat Pertahankan 6 Hari Sekolah



    DEMAK – Ketua PCNU Demak, KH M Aminuddin, saat beraudiensi dengan pimpinan DPRD Demak menyampaikan, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Demak menegaskan sikap untuk tetap mempertahankan sistem 6 hari sekolah mulai dari jenjang pendidikan dasar hingga menengah pertama.

    KH M Aminuddin menjelaskan, penerapan 6 hari sekolah dinilai lebih relevan dengan kondisi religius masyarakat Demak. Menurutnya, sistem tersebut dapat berjalan beriringan dengan kegiatan madrasah diniyah dan pesantren yang selama ini sudah mengakar di kalangan masyarakat.

    “Nyatanya banyak tokoh masyarakat, kiai, ustadz, bahkan saya sendiri adalah produk dari 6 hari sekolah. Kalau dipaksakan 5 hari, maka akan ada satu hari kosong yang justru bisa membuat anak-anak tidak terkontrol. Ini dikhawatirkan berdampak pada akhlak dan karakter mereka,” uca KH M Aminuddin.

    Ia menambahkan, sistem 5 hari sekolah yang diterapkan di tingkat SMA/SMK di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga dianggap kurang efektif.

    “Banyak anak-anak SMA/SMK yang akhirnya tidak sempat shalat Dzuhur karena masih berada di kelas, sementara mushola di sekolah belum representatif. Inilah yang menjadi keprihatinan kami,” ujarnya.

    Sementara Ketua DPRD Kabupaten Demak. Ketua DPRD Demak, Zayinul Fata, menegaskan pihaknya siap memperjuangkan aspirasi PCNU agar keberlangsungan pendidikan madrasah diniyah dan pesantren tetap terjaga.

    “PCNU menitipkan amanah kepada kami agar DPRD menjaga perjuangan pendidikan khas Kota Wali,”ucapnya.

    “Apalagi kita sudah memiliki Perda Pesantren dan Madrasah. Implementasinya harus diperkuat supaya pendidikan berbasis keagamaan tetap berjalan,” kata Zayinul Fata.

    Menurutnya, kurikulum 6 hari sekolah menjadi solusi agar kegiatan belajar mengajar formal tidak berbenturan dengan madrasah diniyah yang berlangsung pada sore hari.

    “Kalau full day 5 hari, jelas akan menabrak jadwal madrasah diniyah. Maka, penerapan 6 hari sekolah harus tetap dipertahankan,” tegasnya.

    Pihaknta berharap Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga menghargai kearifan lokal di Kabupaten Demak yang religius serta memiliki banyak pesantren dan lembaga pendidikan Islam.

    “Eksistensi pendidikan madrasah dan pesantren di Demak harus dihormati. Karena itu, kami sepakat bersama bupati dan PCNU untuk mendukung penerapan 6 hari sekolah,” pungkasnya.

  • Pemkab Kediri Genjot Peningkatan Kemantapan Jalan Hingga 89 Persen



    Kediri – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mendorong setiap tahun terjadi peningkatan kualitas jalan kabupaten. Pemerintah daerah menargetkan kondisi kemantapan jalan kabupaten bisa naik menjadi 89 persen pada akhir 2025. 

    Di Kabupaten Kediri, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur total ruas jalan kabupaten 1.295 km. Dari panjang jalan itu, menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama saat ini kondisi kemantapan jalan kabupaten pada angka 87 persen.

    “Hingga akhir tahun 2025 kita targetkan dari yang sekarang 87 persen bisa naik setidaknya 2 persen jalan kondisi baik,” kata Irwan, Kamis (28/8/2025).

    Untuk menaikkan kemantapan jalan hingga menjadi 89 persen itu, lanjut Irwan, jalan-jalan yang kondisinya rusak berdasarkan pemetaan langsung dilakukan penanganan. Disisi lain pihaknya juga bekerja keras menjaga jalan yang kondisi telah baik jangan sampai mengalami kerusakan.

    Irwan menerangkan sebagaimana arahan bupati, penanganan jalan yang sebelumnya lebih pada jalan desa, kali ini difokuskan pada jalan kabupaten. Setidaknya pada tahun 2025 ini sudah ada 78 pekerjaan penanganan jalan yang tersebar di 22 kecamatan dengan total pekerjaan sepanjang 51.190,32 meter.

    Rinciannya, 67 pekerjaan pemeliharaan berkala dan rehabilitasi sepanjang 44.442,44 meter, 6 pekerjaan pelebaran jalan sepanjang 5.214 meter, dan 5 pekerjaan pembangunan jalan dengan panjang 1.533,88 meter. 

    “Pekerjaan-pekerjaan ada yang sudah dikerjakan, ada juga yang masih berjalan,” tambahnya.

  • KAI Buka Rekrutmen Eksternal untuk Lulusan SLTA-S1, Cek Posisi dan Cara Daftarnya



    Kediri – PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali membuka rekrutmen eksternal. Lulusan SLTA, D3, dan D4/S1 bisa daftar.
    Kesempatan ini ditujukan bagi talenta muda Indonesia yang siap berkarir, mengembangkan kompetensi, dan berkontribusi dalam transformasi perkeretaapian nasional menuju layanan transportasi yang lebih modern, aman, dan berkelanjutan.
    Formasi yang dibuka meliputi posisi strategis, seperti Kondektur, Calon Masinis, Asisten PPKA, Pemeliharaan Sarana dan Prasarana, hingga Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska). Seluruh posisi tersebut akan memperkuat operasional perusahaan dalam menghadirkan layanan transportasi terbaik bagi masyarakat.
    Manajer Humas Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, menyampaikan bahwa rekrutmen ini adalah peluang besar bagi generasi muda yang ingin membangun karir sekaligus mengabdi untuk negeri melalui layanan kereta api.
    “Kami membuka peluang bagi anak-anak muda Indonesia untuk bekerja dan berkarir, serta mengembangkan kompetensinya guna membangun layanan kereta api yang lebih baik dan lebih modern di masa depan. Talenta yang terpilih adalah talenta terbaik yang memiliki daya saing kuat, kompetitif, dan siap berkontribusi nyata bagi kemajuan KAI serta transportasi nasional,” ujar Zainul.
    Berikut Tahapan Seleksi yang harus ditempuh, diantaranya:
    1. Seleksi Administrasi
    2. Seleksi Kesehatan Awal
    3. Seleksi Psikologi
    4. Seleksi Wawancara
    5. Seleksi Kesehatan Akhir (untuk formasi Polsuska ditambah Tes Kesamaptaan)
    Pendaftaran dibuka mulai 30 Agustus hingga 1 September 2025 melalui laman resmi https://e-recruitment.kai.id. Seluruh proses seleksi dilaksanakan di masing-masing Daerah Operasi/Divisi Regional dengan pengawasan ketat untuk menjamin transparansi dan integritas.
    KAI menegaskan bahwa proses rekrutmen hanya dilakukan melalui jalur resmi dan tidak dipungut biaya apapun.
    Perusahaan juga tidak bekerja sama dengan agen travel atau pihak ketiga manapun dalam pelaksanaan seleksi. Jika terdapat pihak yang menyalahgunakan atau menawarkan bantuan dalam proses rekrutmen, pelamar diminta segera melapor ke Contact Center KAI di 021-121.
    “Kami ingin memastikan setiap pelamar memperoleh kesempatan yang adil sesuai kemampuan dan kualifikasinya, tanpa ada pihak yang dirugikan,” tutup Zainul.
    Melalui rekrutmen ini, KAI berharap dapat menjaring putra-putri terbaik bangsa untuk menjadi bagian dari transformasi perkeretaapian Indonesia. Talenta yang terpilih diharapkan mampu membawa semangat baru, inovasi, serta kontribusi positif bagi keberlanjutan perusahaan dan pelayanan kepada masyarakat.
    Untuk informasi lengkap mengenai syarat, ketentuan, serta mekanisme pendaftaran, calon pelamar dapat mengakses website resmi rekrutmen di https://e-recruitment.kai.id.

    Sumber artikel dan gambar: https://korandigital.id/2025/08/27/kai-buka-rekrutmen-eksternal-untuk-lulusan-slta-s1-cek-posisi-dan-cara-daftarnya/

  • OKI Secara Tegas Tolak Rencana Aneksasi Gaza oleh Israel

    Jeddah – Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) secara resmi menolak keras rencana Israel untuk menduduki dan menganeksasi Gaza. Sikap tegas ini disepakati dalam sebuah resolusi yang diadopsi pada Konferensi Tingkat Menteri Luar Biasa (KTM-LB) yang digelar di Jeddah, Arab Saudi, pada Senin (25/8).
    Pertemuan darurat yang dihadiri oleh 43 negara anggota ini merupakan respons langsung terhadap niat Israel untuk melakukan pendudukan permanen dalam skala besar di wilayah Palestina. Dalam resolusinya, OKI tidak hanya menolak rencana tersebut, tetapi juga menuntut pembukaan blokade untuk bantuan kemanusiaan dan mendorong Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) beserta negara-negara lain untuk mengambil langkah nyata guna menghentikan agresi Israel.
    Indonesia Serukan Aksi Kolektif
    Indonesia, yang diwakili oleh Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta, menjadi salah satu suara utama dalam konferensi tersebut. Anis Matta menyebut langkah Israel sebagai “ancaman eksistensial” bagi seluruh negara di kawasan dan menekankan perlunya persatuan serta mekanisme kolektif dari negara-negara OKI.
    “OKI perlu mengerahkan seluruh kekuatan dan sumber daya untuk menolak dan menghentikan rencana pendudukan penuh Israel atas Gaza serta perluasan permukiman di Tepi Barat,” tegas Anis Matta dalam pidatonya. Ia menegaskan kembali bahwa Palestina akan selalu menjadi jantung perjuangan umat Islam, tidak peduli berapa lama waktu dan pengorbanan yang dibutuhkan.
    Krisis Kemanusiaan dan Momentum Global
    Kondisi kemanusiaan yang mendesak di Gaza, di mana PBB telah menyatakan terjadinya kelaparan total, juga menjadi sorotan tajam. “Tidak ada yang lebih buruk daripada menjadikan kelaparan sebagai senjata perang dan genosida terhadap saudara-saudara kita di Gaza,” kecam Wamenlu RI.
    Sejalan dengan itu, Anis Matta mendorong OKI untuk memanfaatkan momentum pergeseran opini global yang kini semakin mendukung kemerdekaan Palestina. Ia meminta OKI untuk mendesak pengakuan Palestina secara lebih luas dan mendorong Dewan Keamanan PBB mengadakan sidang khusus untuk mengakhiri pendudukan Israel di seluruh wilayah Palestina.
    Di sela-sela konferensi, Anis Matta juga mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Iraq, membahas peluang kerja sama ekonomi, perdagangan, investasi, dan pariwisata antara kedua negara.

    Sumber artikel dan gambar: http://bit.ly/4lKMZXO

  • Nilai Ekonomis Capai Rp700 Milyar, Pemkab Kediri Bakal Gelar Kediri Koi Show 12



    Kediri – Pemerintah Kabupaten Kediri bakal menggelar kontes koi pada akhir Agustus ini. Potensi ekonomis koi di daerah ini dinilai mencapai Rp700 Milyar setahunnya.

    Hal ini diungkapkan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melalui Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kediri, Nur Hafidz. Menurutnya potensi koi Kabupaten Kediri cukup besar.

    “Produksi ikan koi di kabupaten kediri saat ini sekitar 95 juta ekor per tahun dengan nilai ekonomis sekitar Rp700 Milyar,” terangnya, Senin 25 Agustus 2025.

    Dengan potensi tersebut, katanya, Pemerintah Kabupaten Kediri terus mendorong agar pembudidaya koi di Bumi Panjalu untuk terus meningkatkan kualitas koi. Sehingga diharapkan bisa meningkatkan nilai jual dan pasar ikan hias tersebut.

    Untuk memperluas pasar ikan koi, lanjut Nur Hafid, Kediri Koi show rutin digelar dari tahun ke tahun. Dimana tahun ini akan diikuti oleh penghobi koi dari berbagai daerah di Indonesia seperti Surabaya, Jakarta, Palembang, hingga Bali dan Lombok.

    Pihaknya juga berharap dengan event ini bisa meningkatkan minat masyarakat terhadap ikan hias termasuk pula mendorong daya saing koi lokal Kabupaten Kediri.

    “Harapannya dengan event ini bisa meningkatan daya saing ikan koi lokal untuk pasar domestik dan ekspor,” imbuhnya.

    Sebagai informasi Koi Show 12 ini sekaligus sebagai peringatan HUT Republik Indonesia ke 80. Sedangkan pelaksanaanya akan digelar selama dua hari pada 30 dan 31 Agustus 2025.

    Adapun dalam kontes tersebut akan merebutkan piala bergilir Bupati Kediri dan juara akan mendapatkan uang pembinaan jutaan rupiah.

  • 165 Pelanggar Lalu Lintas Berhasil Ditindak dalam Ops Gabungan Polres Kediri Kota

    Kediri – Polres Kediri Kota Polda Jawa Timur (Jatim) menggelar Operasi Gabungan Cipta Kondisi yang digelar di Jalan Ahmad Yani Kota Kediri Sabtu (23/8/2025) malam.

    Setiap kendaraan yang melintas mulai dari roda dua hingga roda empat diperiksa satu persatu kelengkapan surat-suratnya.
    Salah satu fokus utama dalam operasi gabungan ini adalah kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknik (Spektek).

    “Salah satu fokus utama kami adalah penindakan terhadap penggunaan knalpot brong yang sangat mengganggu kenyamanan dan kenyamanan masyarakat,” ujar Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Afandy Dwi Takdir.

    Dia mengaku, operasi ini bertujuan untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih tertib dan aman. Selain itu, juga mengantisipasi adanya aksi trek-trekan atau balap liar dan konvoi serta kejahatan lainnya di wilayah hukum Polres Kediri Kota Polda Jatim.

    Tak hanya kelengkapan surat-surat, petugas turut memeriksa dan menggeledah barang bawaan secara prioritas untuk kendaraan roda dua maupun roda empat. “Itu kami lakukan untuk mengantisipasi senjata tajam, obat terlarang, maupun benda berbahaya lainnya,” ucapnya.

    AKP Afandy mengungkapkan, petugas juga menemukan pengendara sepeda motor yang terindikasi dalam pengaruh alkohol. Petugas kemudian memberikan imbauan kepada pengendara motor tersebut agar tidak mengendarai dalam keadaan terpengaruh alkohol.

    “Saya mengimbau masyarakat agar tidak mengemudikan kendaraan dalam pengaruh alkohol karena berbahaya dapat mengakibatkan kecelakaan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” ungkap AKP Afandy Dwi Takdir.

    Dari hasil operasi ini, petugas menindak tilang sebanyak 165 pelanggar lalu lintas. Sedangkan barang bukti kendaraan yang diamankan sebanyak 8 kendaraan roda empat dan 24 roda dua. Adapun pelanggaran diantaranya terdiri dari kelengkapan surat-surat SIM, STNK, hingga kendaraan yang tidak sesuai spektek yakni knalpot brong.

    Operasi yang berlangsung hingga Minggu (24/8/2025) dinihari itu melibatkan personel gabungan dari Polres Kediri Kota Polda Jatim, Sub Denpom V/2-2 Kediri, dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kediri. (Ar)

    Sumber artikel dan gambar: https://kabarpresisi.com/harkamtibmas-polres-kediri-kota-gelar-operasi-gabungan-amankan-puluhan-ranmor-tak-sesuai-spektek/

  • Harumkan Polri di Kancah Internasional, Kompol Rizkika Dianugerahi KPLB

    Surabaya – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., melalui Kapolda Jatim Irjen Pol Drs Nanang Avianto, M.Si., memberikan penghargaan berupa kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) kepada Kompol Rizkika Atmadha Putra SIK, karena berprestasi telah berhasil membawa medali di cabang golf ajang World Police and Fire Games (WPFG) 2025 yang berlangsung di Birmingham, Alabama, Amerika Serikat.

    Pemberian penghargaan kenaikan pangkat luar biasa dan piagam ini dilaksanakan di lapangan Mapolda Jatim, pada Senin 25 Agustus 2025.

    Sementara itu, ajang World Police and Fire Games (WPFG) 2025 yang berlangsung di Birmingham, Alabama, Amerika Serikat, digelar pada, bulan Juli 2025, lalu.

    Keikutsertaan ini menjadi wujud nyata dedikasi Polri dalam membangun prestasi global, memperkuat solidaritas antarpenegak hukum internasional, serta mengangkat citra Indonesia di kancah internasional.

    Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto M.Si., mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang telah menunjukkan dedikasi dan integritas. Terutama para personelnya yang menjadi atlet dan memenangkan beberapa gelar bergengsi, baik tingkat nasional maupun internasional.

    Kapolda Jatim juga mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih dan diterima serta memberikan selamat atas kenaikan pangkat luar biasa setingkat lebih tinggi.

    Sebelumnya, Rizkika Atmadha Putra diangkat menjadi AKP kemudian mendapat penghargaan naik pangkat ke Kompol.

    Kompol Rizkika cabang golf ajang World Police and Fire Games (WPFG) 2025 yang berlangsung di Birmingham, Alabama, Amerika Serikat, dengan meraih emas, perak dan perunggu.

    “Syukur alhamdulilah dianugerahi diberikan ini suatu amanah, agar saya kedepannya dapat menjadi lebih baik lagi,” ujar Kompol Rizkika yang pernah menjabat Kasat Reskrim Polres Kediri ini, pada Selasa, 26 Agustus 2025.

    Pada ajang World Police and Fire Games (WPFG) 2025, di cabang golf bersama Brigpol Nurdana, Kompol Rhobby Syahferry, pasangan BJP Wibowo, AKBP Anggi Saputra Ibrahim, AKP Rizkika Atmadha Putra.

    “Alhamdulillah kami dari Polda Jatim berhasil membawa nama baik Polri dikancah Internasional. Semoga nanti diajang tahun berikutnya bisa meraih kemenangan lebih baik lagi,” tutup Kompol Rizkika yang juga atlet golf. (Ar)

    Sumber artikel: https://www.ujungpena.id/nasional/1371523022/bawa-polri-ditingkat-internasional-kompol-rizkika-dapat-penghargaan-naik-pangkat-luar-biasa-dari-kapolda-jatim